Kondisi pasar saham domestik juga dibayangi oleh aksi jual asing dan sentimen rebalancing indeks MSCI yang mengeluarkan 18 saham Indonesia, ditambah ancaman FTSE Russell terhadap saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali berakhir melemah tajam pada perdagangan Senin (6/4/2026), ditutup di level Rp 17.035 per dolar AS.
Penurunan drastis ini menghapus seluruh keuntungan yang diperoleh Bitcoin sejak kemenangan dan pelantikan Presiden AS Donald Trump, yang dijuluki "presiden kripto".
Berdasarkan data perdagangan, Bitcoin (BTC) terkoreksi 6,53 persen menjadi USD 78.719,63 pada Sabtu (31/1) dini hari, bahkan sempat menyentuh USD 78.252.
Tekanan terhadap IHSG terutama dipicu oleh pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengenai perubahan metodologi penghitungan porsi saham publik (free float) di pasar domestik.
Harga emas turun pada perdagangan Kamis karena data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan dan penurunan klaim pengangguran mengangkat dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah, memangkas kemungkinan pemangkasan suku bunga yang sangat besar di bulan September.
Insiden anjloknya KA Argo Bromo Anggrek, Jumat (1/8/2025) menyebabkan pembatalan puluhan perjalanan kereta dan berdampak pada ratusan ribu penumpang selama akhir pekan ini.