Pertek dibutuhkan antara lain untuk impor besi dan baja, produk elektronik, serta tekstil, tas, dan alas kaki.
Prabowo Minta Hapus Pertek Impor yang Dinilai Hambat Investasi
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa Presiden secara tegas meminta evaluasi menyeluruh terhadap berbagai regulasi yang memperlambat proses investasi, termasuk Pertek.