Beranda Berita Jemaah Haji 2026 Dihimbau Jaga Hidrasi Hadapi Panas Ekstrem di Arab Saudi

Jemaah Haji 2026 Dihimbau Jaga Hidrasi Hadapi Panas Ekstrem di Arab Saudi

Diprakirakan suhu siang hari di Makkah mencapai sekitar 39 derajat Celsius, sementara di Madinah berkisar 38 derajat Celsius.

0
Istimewa

CARAPANDANG - Kondisi cuaca di Arab Saudi selama musim haji 2026 diperkirakan tetap panas dengan tingkat kelembapan rendah. Hal tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi jemaah.

Diprakirakan suhu siang hari di Makkah mencapai sekitar 39 derajat Celsius, sementara di Madinah berkisar 38 derajat Celsius.

Petugas kesehatan mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan kebiasaan sederhana untuk mencegah risiko tersebut.

Tenaga kesehatan dari Tim Kesehatan Penyelenggara Ibadah Haji (PKPPJH) Sektor 1 Daerah Kerja Bandara, dr M Fathi Banna Al Faruqi, menjelaskan, suhu di wilayah Makkah dan Madinah menjelang musim haji sudah berada pada kisaran tinggi. 

“Meski belum mencapai puncak musim panas, kondisi tersebut dinilai tetap lebih ekstrem dibandingkan suhu di Indonesia. Selain panas, karakter udara yang kering menjadi faktor tambahan yang dapat mempercepat penguapan cairan tubuh,” ujar Fathi, dalam keterangannya, Selasa, 21 April 2026 seperti dilansir Sinpo.id.

Dia menyebut, perbedaan suhu dan kelembapan ini perlu diantisipasi. Karena udara kering membuat cairan tubuh lebih cepat menguap dan berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.

"Dampak paling awal yang umum dialami jemaah adalah dehidrasi ringan. Kondisi ini sering kali tidak disadari karena keringat langsung menguap tanpa terasa. Salah satu tanda awal yang kerap muncul adalah bibir kering dan pecah-pecah," jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here