Semakin dini seorang remaja mulai mengonsumsi alkohol sebelum batas usia minimum yang sah, yakni 18 tahun, semakin tinggi pula risikonya untuk menjadi peminum berat di kemudian hari dan mengalami bahaya terkait alkohol ketika memasuki usia dewasa, papar laporan itu.
Semakin dini seorang remaja mulai mengonsumsi alkohol sebelum batas usia minimum yang sah, yakni 18 tahun, semakin tinggi pula risikonya untuk menjadi peminum berat di kemudian hari
Ahli gizi Dr. dr. Lucy Widasari, M.Si mengatakan mengonsumsi gluten bagi seseorang yang rentan alergi termasuk penderita celiac atau autoimun, berisiko mengalami kekurangan nutrisi tertentu akibat sistem pencernaan terganggu.
Mengandalkan pemanis buatan dengan tingkat kalori rendah sebagai pengganti gula dalam diet bisa mendatangkan dampak buruk pada kesehatan otak menurut hasil studi baru.
Hasil analisis terhadap 17 studi yang melibatkan total 61.332 orang berusia tujuh sampai 77 tahun, sebagian besar di antaranya perempuan, menunjukkan kaitan kebiasaan mengonsumsi minuman manis dan alkohol dengan peningkatan risiko kerontokan rambut.
Perayaan Idul Adha lekat dengan mengonsumsi daging hewan kurban. Bagi sebagian orang mungkin mengonsumsi daging kurban dirasa perlu dihindari untuk mencegah peningkatan kolesterol, terlebih jika daging yang didapat mengandung lemak tinggi.
Dokter Gizi Dr. dr. Luciana Sutanto, MS, SpGK. Subssp.PK menganjurkan takaran saji yang tepat untuk mengonsumsi daging kambing ketika Idul Adha adalah 50 hingga 150 gram per potong per kali makan agar tidak terkena kolesterol.