Stroke tidak terjadi begitu saja. Menurut dokter spesialis saraf subspesialis neurokritikal dan intensif Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dr. Ramdinal Aviesena Zairinal, Sp.N(K), ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke, terutama yang berkaitan dengan kesehatan pembuluh darah
"Mutu profesi dokter, keselamatan pasien, kepastian hukum, dan perlindungan hak asasi manusia merupakan tujuan yang harus diwujudkan secara bersamaan," kata Rieke.
Ahli Gastroenterologi dan hepatologi dr.Saurabh Sethi mengatakan bahwa terdapat tanda-tanda yang mengkhawatirkan untuk kasus kanker usus besar di kalangan wanita muda
Dokter gigi spesialis periodonsia dari Audy Dental, Ines Augustina Sumbayak, mengingatkan bahwa bau mulut yang terus-menerus muncul dapat menjadi indikasi adanya masalah pada kesehatan gusi yang perlu segera diperiksakan.
Direktur RSUD Tebet, Juliette Pieter, mengingatkan para ibu hamil agar rutin mengonsumsi vitamin serta menjaga kondisi tubuh selama kehamilan guna membantu menekan risiko bayi lahir dengan bibir sumbing
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, memastikan proses seleksi berlangsung akuntabel. Ia menyebut banyak anak rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) yang tidak lulus sebagai bukti integritas panitia.
Berdasarkan data yang dihimpun tim investigasi, Plt Inspektur Jenderal Kemenkes Rudi Supriatna Nata Saputra menemukan bahwa praktik kerja di rumah sakit tersebut melanggar ketentuan yang berlaku.
Ketua MGBKI Budi Iman Santoso, dalam konferensi pers, Minggu (3/5/2026), menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh dipandang sebagai kejadian individual, melainkan peringatan keras adanya kegagalan tata kelola pendidikan kedokteran.
Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Unsri (IKA FK Unsri) telah mengirim surat resmi kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tertanggal 30 April 2026, atau sehari sebelum Myta meninggal. Surat tersebut mengungkap sejumlah temuan mengkhawatirkan terkait kondisi kerja Myta.
Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. Darrell Fernando, Sp.OG, SubspFER, MRCOG, MM, MARS, menyebutkan pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV) tetap ampuh diberikan kepada wanita yang sudah melahirkan khususnya di usia produktif untuk mencegah terjadinya kanker serviks.