Presiden Prabowo Subianto menyentil para eksportir sawit hingga batu bara karena menyimpan devisa hasil ekspor (DHE) di luar negeri (LN), padahal dana tersebut dibutuhkan untuk memperkuat stabilitas ekonomi nasional
Korea Selatan menunda penghentian operasi pembangkit listrik tenaga batu bara, sementara Filipina juga berencana meningkatkan produksi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara mereka.
Para menteri energi kelompok G7, Senin (29/4), berjanji untuk menutup pembangkit listrik tenaga batubara mereka paling lambat pada 2035 dan keputusan itu berpotensi memberikan contoh global dalam memerangi krisis iklim, demikian lapor media.
Terkait jalan batu bara, Presiden menegaskan seharusnya angkutan batu bara memang melalui jalan khusus bukan jalan nasional, tapi di Jambi hingga saat ini belum memiliki jalan khusus tersebut.