"Melindungi, memperkuat, dan mengembangkan hubungan China-Korea Utara selalu menjadi kebijakan strategis yang teguh dari Partai Komunis China dan pemerintah China," tegas Xi Jinping.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai pertemuan Xi Jinping dengan Kim Jong Un disebut telah secara efektif mengarahkan perkembangan positif hubungan bilateral.
"Dihadapkan dengan perubahan global yang semakin cepat yang belum pernah terjadi dalam satu abad terakhir dan lanskap internasional yang penuh dengan gejolak dan ketidakpastian, saya siap untuk bekerja sama erat dengan Kim Jong Un. Bersama-sama, kita akan mengarahkan departemen dan daerah masing-masing untuk dengan setia melaksanakan konsensus penting yang telah kita bangun," ungkap Xi Jinping.
Ia juga berharap dapat merajut babak baru yang dinamis dalam persahabatan China-Korea Utara.
"Upaya ini tidak hanya akan memajukan inisiatif pembangunan sosialis kedua negara tetapi juga memperdalam ikatan persahabatan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat kita, sehingga memberikan kontribusi signifikan bagi perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan kemakmuran kawasan dan dunia pada umumnya," kata Xi Jinping.
Kim Jong Un kembali menjadi sekretaris jenderal Partai Buruh Korea (Workers' Party of Korea/WPK/Partai Pekerja Korea) pada Minggu (22/2). Ia telah menjabat sebagai ketua setelah mengambil alih jabatan tertinggi dari mendiang ayahnya Kim Jong Il, yang wafat pada Desember 2011.