CARAPANDANG.COM, KINSHASA -- Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada Rabu (26/8) menyatakan wabah Ebola terbaru di Uganda telah berakhir setelah negara tersebut tidak melaporkan kasus terkonfirmasi baru selama 42 hari berturut-turut.
Marie Roseline Belizaire, seorang pakar WHO, menyampaikan pernyataan itu dalam sebuah konferensi pers daring yang digelar oleh Kantor Regional WHO untuk Afrika untuk menandai hari ke-42 sejak pasien Ebola terkonfirmasi terakhir dipulangkan.
Pada 28 Juli, kementerian kesehatan Uganda untuk pertama kalinya menyatakan wabah Ebola telah berakhir, dengan menyebutkan bahwa kemajuan dalam penyelidikan epidemiologis dan karakteristik wabah yang telah teridentifikasi sepenuhnya memberikan bukti ilmiah yang memadai bahwa penularan telah berhenti.
"Kementerian Kesehatan dengan senang hati mengumumkan bahwa Uganda telah secara resmi menyatakan berakhirnya wabah penyakit Ebola 2026. Hari ini, Uganda bebas dari Ebola," sebut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan Uganda Chris Baryomunsi.
Uganda mengumumkan wabah Ebola pada 15 Mei setelah mengonfirmasi satu kasus Ebola yang dibawa dari Republik Demokratik (RD) Kongo. Uganda mencatatkan 20 kasus terkonfirmasi, termasuk 18 pasien yang telah sembuh dan dua kematian.