Beranda Politik Muktamar ke-35 NU Dibuka di Jombang, 557 Pemilik Suara Tentukan Pimpinan Baru

Muktamar ke-35 NU Dibuka di Jombang, 557 Pemilik Suara Tentukan Pimpinan Baru

Muktamar ke-35 NU Dibuka di Jombang, 557 Pemilik Suara Tentukan Pimpinan Baru.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi dimulai di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (27/8/2026). Forum tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus dan akan menentukan kepemimpinan baru periode 2026-2030.

Panitia telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 557 dari total 590 pemilik hak suara atau sekitar 97 persen, sehingga dinilai telah memenuhi kuorum.

Setiap pengurus cabang NU (PCNU), pengurus wilayah (PWNU), dan pengurus cabang istimewa (PCINU) mengirimkan empat perwakilan yang terdiri dari rais syuriyah, katib syuriyah, ketua, dan sekretaris.

Komisi Organisasi Muktamar melemparkan dua opsi pemilihan Ketua Umum PBNU, yaitu pemilihan langsung oleh peserta muktamar atau mekanisme penjaringan melalui Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) atau dewan formatur.

Untuk opsi kedua, utusan pengurus cabang dan wilayah akan memilih maksimal lima calon, kemudian sembilan nama teratas diserahkan kepada AHWA untuk ditetapkan dengan restu Rais Aam terpilih.

Rais Syuriah PBNU KH Zainal Abidin berharap muktamar mengutamakan persatuan di tengah perbedaan pandangan yang wajar dalam organisasi besar.

"Harus terlaksana penuh kegembiraan, khidmat, dan mengedepankan persatuan warga Nahdlatul Ulama," ujarnya.

Sekretaris Steering Committee Mohammad Nuh menyatakan muktamar kali ini menjadi momentum refleksi sekaligus merumuskan arah organisasi ke depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here