Beranda Hukum dan Kriminal Waspadai 3 Modus Penipuan Terbaru

Waspadai 3 Modus Penipuan Terbaru

Waspadai 3 Modus Penipuan Terbaru

0
Penipuan

Pada dasarnya, AI memudahkan penjahat online dalam mengembangkan situs yang tampak resmi. Untuk itu, masyarakat harus berpikir ulang terkait pendekatan tersebut, sehingga tidak mudah terjerat dan mengalami kerugian.

"Alih-alih mencari indikator tentang apa yang buruk, sekarang Anda perlu memverifikasi apakah itu baik," kata Mark Beare, manajer umum Malwarebytes, sebuah perusahaan keamanan internet, dikutip dari New York Times, Jumat (29/5/2026).

Iklan penipuan telah merajalela sehingga pengaduan hukum terhadap raksasa media sosial Meta makin meningkat. Bulan lalu, Federasi Konsumen Amerika, sebuah kelompok advokasi nirlaba, mengajukan pengaduan yang menuduh Meta menyesatkan pengguna tentang upayanya untuk memerangi penipuan.

Pengaduan tersebut mengutip contoh-contoh termasuk iklan penipuan untuk perlengkapan bayi dan telepon gratis. Santa Clara County di California mengajukan gugatan serupa terhadap Meta bulan ini.

Sebagai respons, Meta mengatakan sepanjang tahun lalu pihaknya telah menghapus 159 juta iklan penipuan, serta memblokir hampir 11 juta akun di Facebook dan Instagram, yang terafiliasi dengan oknum-oknum penipuan online. Meta juga sesumbar pihaknya menambah investasi untuk teknologi baru yang membasmi penipuan.

Seorang juru bicara TikTok mengatakan bahwa perusahaan tersebut melarang praktik penipuan dan konten menyesatkan dalam iklan, dan bahwa upaya untuk menipu pengguna tidak diperbolehkan di platform tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here