Beranda Berita Timwas Haji: Persoalan Mina Butuh Pendekatan Baru yang Lebih Progresif

Timwas Haji: Persoalan Mina Butuh Pendekatan Baru yang Lebih Progresif

Apabila perluasan area Mina sudah tidak memungkinkan karena keterbatasan lahan, maka pemerintah perlu mulai mempertimbangkan alternatif lain, termasuk pembangunan tenda bertingkat.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG –  Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Marwan Dasopang, menilai bahwa seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 berjalan sesuai agenda dan patut diapresiasi.

Dia menilai pelayanan kepada jemaah haji sejak fase kedatangan hingga puncak ibadah haji berjalan cukup baik. Namun, dia mengingatkan soal kepadatan jemaah di Mina tidak bisa terus dibiarkan berulang tanpa solusi jangka panjang.

"Kita patut mengapresiasi berbagai pihak yang telah bekerja keras memberikan pelayanan kepada jemaah. Namun kondisi di Mina masih menjadi tantangan utama," ujarnya dalam keterangannya, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.

Dia mengatakan bahwa keterbatasan kapasitas kawasan Mina menyebabkan kepadatan sulit dihindari, terutama saat jutaan jemaah dari berbagai negara berkumpul dalam waktu bersamaan untuk menjalani mabit dan lempar jumrah. Akibatnya, ruang gerak jemaah menjadi sempit dan kenyamanan menurun.

Selain persoalan ruang, Timwas Haji DPR RI juga menerima berbagai laporan terkait fasilitas dasar yang belum optimal. Sejumlah jemaah mengeluhkan pendingin udara (AC) yang tidak bekerja maksimal serta pasokan air yang belum memadai di beberapa titik.

"Kita menerima berbagai masukan terkait fasilitas di Mina. Ada persoalan AC yang tidak berfungsi optimal, ketersediaan air yang kurang memadai, serta berbagai kendala lain yang muncul akibat tingginya kepadatan jemaah dalam satu kawasan yang sangat terbatas," ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here