Beranda Edukasi Tak Ada Murid yang Tertinggal, Asia Tenggara Perkuat Kolaborasi Pendidikan Inklusif

Tak Ada Murid yang Tertinggal, Asia Tenggara Perkuat Kolaborasi Pendidikan Inklusif

Gotong royong berskala regional ini menjadi bukti nyata bahwa seluruh pemangku kepentingan di Asia Tenggara bergerak dengan satu ketulusan.

0
Istimewa

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi SEAMEO CECCEP di bawah kepemimpinan Vina Adriany yang telah mempersiapkan forum ini dengan luar biasa. Dalam pandangannya, jalinan relasi di antara para praktisi dan peneliti lintas negara merupakan fondasi terkuat bagi keberhasilan pendidikan anak-anak. 
 
“Hubungan yang terbangun di ruangan ini, yang dibentuk oleh kerja bersama selama bertahun-tahun, perbedaan pendapat yang jujur, dan rasa saling menghormati, merupakan suatu bentuk infrastruktur kebijakan tersendiri,” ujar Suharti.

Ia menekankan bahwa riset kebijakan sering kali menjadi kerja sunyi yang jarang menjadi sorotan utama media, namun konsisten membentuk masa depan murid.

Semangat kebersamaan regional ini diperkuat oleh Direktur SEAMEO Secretariat, Datuk Habibah Abdul Rahim. Ia menyebutkan bahwa penandatanganan kerja sama yang bertepatan dengan momen peringatan hari jadi SEAMEO yang ke-60, menjadi jembatan berharga untuk memperluas akses praktik-praktik baik bagi anak-anak di seluruh kawasan.

Ia menekankan pentingnya merayakan semangat kolaborasi yang telah mendefinisikan perjalanan organisasi selama enam dekade terakhir. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here