Kebijakan pengetatan pencatatan dasar transaksi di pasar tunai ini juga dibarengi dengan perluasan relaksasi di pasar derivatif. Untuk instrumen seperti forward jual dan swap, batas transaksi tanpa underlying ditingkatkan menjadi US$10 juta per transaksi.
Selain itu, pelaku pasar juga terus didorong untuk memanfaatkan skema Local Currency Transaction dalam perdagangan bilateral. Hingga April 2026, volume transaksi LCT telah mencapai US$22,61 miliar.
Dari eksternal, pergerakan dolar AS masih perlu di cermati. Dolar AS menguat pada perdagangan tadi malam setelah mencatat pelemahan tipis secara mingguan di pekan sebelumnya. Kondisi ini terjadi seiring pasar yang masih mencermati perkembangan terbaru perundingan damai di Timur Tengah.
Sebelumnya, indeks dolar AS sempat melemah pada pekan lalu karena ekspektasi bahwa kesepakatan antara AS dan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz semakin dekat. Penutupan jalur minyak utama tersebut telah mendorong harga minyak naik dan memperburuk prospek inflasi, sehingga memunculkan ekspektasi bahwa bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) berpeluang menaikkan suku bunga tahun ini.