Beranda Ekonomi Prabowo Singgung Puluhan Ribu Kapal Asing Curi Hasil Alam Indonesia Secara Ilegal

Prabowo Singgung Puluhan Ribu Kapal Asing Curi Hasil Alam Indonesia Secara Ilegal

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan praktik penjarahan sumber daya alam laut Indonesia yang masih marak terjadi.

0
Presiden Prabowo menyampaikan pidato di Rapat Paripurna DPR RI ke-19. (Tangkapan Layar:YouTube Sekretariat Presiden)

CARAPANDANG - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan praktik penjarahan sumber daya alam laut Indonesia yang masih marak terjadi. Ia menyatakan setiap malam terdapat puluhan ribu kapal berbendera asing yang mengambil kekayaan laut Indonesia secara ilegal.

Pernyataan tegas itu disampaikan Presiden dalam pidato penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Rapat Paripurna DPR RI, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

"Bumi dan air kita sangat luas. Tiap malam puluhan ribu kapal berbendera asing mengambil kekayaan kita secara ilegal, secara tidak sah," ujar Prabowo di hadapan seluruh anggota dewan yang hadir.

Presiden menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena mengancam kedaulatan negara dan merugikan keuangan negara. Ia berkomitmen untuk menegakkan kedaulatan di wilayah perairan nasional.

"Harus kita tegakkan kedaulatan kita di lautan kita sendiri," tegas Kepala Negara.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti posisi geografis Indonesia yang sangat strategis. Puluhan persen perdagangan dunia melintasi perairan Indonesia. Namun di sisi lain, kekayaan alam justru masih kerap dieksploitasi secara ilegal oleh pihak asing.

Indonesia disebut memiliki komoditas strategis yang menjadi rebutan dunia, mulai dari batu bara, nikel, tembaga, minyak kelapa sawit, hingga logam tanah jarang, serta kekayaan laut yang melimpah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here