Beranda Ekonomi Minyak Mentah Dunia Ambruk 5%

Minyak Mentah Dunia Ambruk 5%

0
Minyak

"Selat itu akan terbuka bagi semua orang. Itu adalah perairan internasional, tidak ada yang akan mengendalikannya," kata presiden dalam rapat kabinetnya.

Sebelumnya, mengitip Reuters, televisi pemerintah Iran telah mengatakan Teheran telah berkomitmen untuk memulihkan lalu lintas komersial melalui Hormuz ke tingkat sebelum perang dalam waktu satu bulan setelah kesepakatan dengan AS.

Bahkan Itan mengusulkan pengelolaan lalu lintas kapal bersama Oman. Namun, Gedung Putih membantah laporan mengenai adanya nota kesepahaman tersebut dan menyebutnya sebagai "rekayasa sepenuhnya."

Pasar minyak sempat bergejolak dalam beberapa hari terakhir setelah AS dan Iran berada di ambang kesepakatan sekaligus risiko eskalasi militer baru. Pasukan AS diketahui melancarkan serangan ke wilayah selatan Iran yang disebut Pentagon sebagai langkah defensif. Sebagai respons, Teheran mengancam akan melakukan pembalasan.

Para pakar industri meragukan aliran minyak akan segera kembali ke level praperang. Meski peluang diplomasi kembali terbuka, pelaku industri menilai pemulihan pasokan minyak tidak akan berlangsung cepat.

Kepala Abu Dhabi National Oil Co. (ADNOC), Sultan Ahmed al-Jaber, sebelumnya memperkirakan arus minyak global membutuhkan setidaknya empat bulan untuk kembali mencapai 80% dari kapasitas normal, bahkan jika konflik berhenti saat ini juga. Menurutnya, pemulihan penuh kemungkinan baru terjadi pada kuartal I atau II tahun 2027. dilansir cnbcindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here