Berbagai Program Strategis Nasional hanya akan berhasil apabila diterjemahkan secara tepat di tingkat daerah. Program Makan Bergizi Gratis, penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, hingga transformasi digital membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah kota yang memahami karakter wilayah dan kondisi masyarakatnya.
Di sinilah pentingnya rekomendasi yang disusun APEKSI. Rekomendasi mengenai hubungan keuangan pusat dan daerah, penguatan pendapatan asli daerah, revisi regulasi pemerintahan daerah, hingga percepatan konektivitas infrastruktur menunjukkan bahwa pemerintah kota tidak sekadar meminta dukungan anggaran. Mereka juga menawarkan penyempurnaan kebijakan berdasarkan pengalaman implementasi.
Pendekatan seperti ini penting untuk memperkecil kesenjangan antara perencanaan nasional dan realitas lapangan.
Hal lain yang patut dicatat ialah pelibatan generasi muda melalui forum Youth City Changers. Selama ini pembangunan perkotaan lebih banyak dirancang oleh birokrasi dan kalangan ahli.
Kehadiran anak muda sebagai penyampai aspirasi menghadirkan perspektif baru mengenai ruang publik, pendidikan, kesehatan mental, ekonomi kreatif, hingga transformasi digital.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan kota tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur fisik. Kota juga harus menjadi ruang yang memberi kesempatan kepada warganya untuk ikut menentukan arah pembangunan.
i pembangunan perkotaan yang inklusif.