Beranda Umum Mengunjungi Warung Roekoen, Warisan Tionghoa di Rumah Berusia Lebih dari Seabad

Mengunjungi Warung Roekoen, Warisan Tionghoa di Rumah Berusia Lebih dari Seabad

0
Mengunjungi Warung Roekoen, Warisan Tionghoa di Rumah Berusia Lebih dari Seabad

   Selain mempertahankan karakter bangunan dan suasananya, Dade juga menaruh perhatian pada pelayanan. Menurut Dade, kebersihan dan keramahan menjadi hal yang selalu dijaga di Warung Roekoen. Hal tersebut turut membentuk pengalaman positif bagi mereka yang datang dan mendapat respons baik dari pelanggan.

   Para pekerja di Warung Roekoen berasal dari berbagai lingkungan. Sebagian merupakan orang-orang dari pesantren milik keluarga Dade, sementara lainnya berasal dari masyarakat sekitar. Kehadiran warung pun secara tidak langsung turut melibatkan dan memberi kesempatan kerja bagi orang-orang di lingkungan sekitarnya.

   Pada akhirnya, Warung Roekoen menjadi salah satu cara keluarga Dade mempertahankan rumah yang telah diwariskan selama beberapa generasi. Dari rumah keluarga, kemudian menjadi kos, hingga kini menjadi warung makan, bangunan berusia lebih dari satu abad itu terus menemukan fungsi baru tanpa kehilangan jejak budaya Tionghoa yang melekat di dalamnya.

sumber: Xinhua News

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here