Namun, aktivitas fotografi tidak hanya berlangsung saat Imlek. Warung Roekoen juga kerap menjadi lokasi foto tahunan sekolah, pemotretan pre-wedding, hingga perayaan ulang tahun. Untuk kegiatan khusus semacam itu, pengunjung biasanya datang sejak pukul 09.00 WIB, sebelum warung mulai beroperasi secara umum. Pengaturan waktu tersebut dilakukan agar kegiatan pemotretan maupun acara lainnya tidak mengganggu pengunjung yang datang untuk makan.
"Kalau untuk acara khusus biasanya mereka datang pagi, sekitar jam sembilan. Jadi sebelum warung ramai dan buka untuk pengunjung umum, mereka sudah selesai atau sudah mulai kegiatannya. Supaya sama-sama nyaman dan tidak mengganggu pengunjung yang mau makan," ujar Dade.
Menariknya, pengunjung tidak dikenakan biaya sewa tempat untuk kegiatan tersebut.
"Kalau mau foto di sini sebenarnya tidak ada sewa tempat. Mau foto tahunan sekolah, pre-wedding, atau ulang tahun, silakan saja. Yang penting pesan makanan dan minuman dari sini," lanjut Dade.
Kebijakan tersebut membuat Warung Roekoen terbuka bagi berbagai kebutuhan, mulai dari berfoto hingga merayakan momen-momen khusus.
Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2026 ini memperlihatkan seorang pramusaji yang sedang mengantarkan minuman ke meja pelanggan di Warung Roekoen, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. (Xinhua/Poppy Amelia S.)
HANGATNYA WARUNG YANG TUMBUH BERSAMA LINGKUNGAN