Beranda Internasional Mendekati Kesepakatan dengan Iran, Trump Minta Israel Tidak Balas Serangan

Mendekati Kesepakatan dengan Iran, Trump Minta Israel Tidak Balas Serangan

Trump menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah merampungkan negosiasi dengan Iran.

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

CARAPANDANG - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk tidak melakukan serangan balasan terhadap Iran, menyusul serangan rudal Teheran ke wilayah Israel pada Minggu (7/6/2026) malam.

Trump mengklaim bahwa AS tengah berada di ambang kesepakatan final dengan Iran dan tidak ingin proses negosiasi terganggu.

Dalam wawancara dengan portal berita Axios, Trump menyatakan bahwa serangan rudal Iran tidak menimbulkan korban jiwa dan berharap insiden tersebut tidak memicu eskalasi lebih lanjut.

"Serangan Iran tidak melukai siapa pun. Mudah-mudahan Israel tidak akan melakukan pembalasan," ujar Trump kepada jurnalis Axios, Barak Ravid.

Trump menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah merampungkan negosiasi dengan Iran. Meski tidak merinci detail kesepakatan tersebut, ia menyebutnya sebagai kesepakatan yang baik bagi stabilitas kawasan.

"Kami sangat dekat dengan kesepakatan final dengan Iran. Ini akan menjadi kesepakatan yang baik. Saya tidak ingin kesepakatan itu gagal karena apa yang sedang terjadi saat ini," tambah Trump.

Trump mengindikasikan bahwa kesepakatan dapat ditandatangani pada Senin, Selasa, atau Rabu mendatang.

Dalam pernyataan terpisah kepada Financial Times, Trump dengan tegas menyatakan bahwa Washington-lah yang menentukan hasil negosiasi dengan Tehran, bukan Israel.

"Saya yang menentukan. Saya menentukan segalanya. Dia tidak menentukan," kata Trump merujuk pada Netanyahu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here