Tito memastikan pemerintah pusat memperhatikan keberlanjutan pendidikan siswa di wilayah terdampak bencana karena pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat.
Apabila bangunan sekolah mengalami kerusakan berat, Kemendikdasmen dapat mengirimkan tenda darurat dan perlengkapan pendukung pembelajaran sembari proses rehabilitasi bangunan dilakukan.
"Tapi yang utama kita harus mikirin gimana caranya agar proses belajar-mengajarnya tetap berjalan. Nah, itu di Kemendikdasmen mereka sudah punya peralatannya. Ya tendanya, kursi lipatnya, segala macam supaya bisa berjalan," kata Tito.
Setelah berkeliling dan berinteraksi dengan penyintas gempa di posko pengungsian, Tito juga mengunjungi SMP Abdurrahman Wahid di Kecamatan Lamba Leda Utara yang mengalami kerusakan parah.
Di sekolah yang berada di pesisir utara Kabupaten Manggarai Timur tersebut, Tito menyerahkan santunan pribadi secara langsung kepada pengurus sekolah.