Tedros menekankan bahwa penyediaan paket layanan kesehatan yang komprehensif sangat penting, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan yang mendesak, tetapi juga untuk membangun kepercayaan yang krusial bagi respons Ebola yang efektif.
Pada 16 Mei, Tedros menetapkan penyakit Ebola yang disebabkan oleh virus Bundibugyo di RD Kongo dan Uganda sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC). Pada 22 Mei, WHO merevisi penilaian risikonya menjadi "sangat tinggi" di tingkat nasional, sementara tetap mempertahankannya pada level "tinggi" di tingkat regional dan "rendah" secara global.