Melalui seminar dan pelatihan semacam ini, pemerintah Indonesia mendorong keterlibatan pelaku industri serta akademisi dalam penyusunan kebijakan dan regulasi secara transparan, sekaligus menyelaraskannya dengan standar internasional untuk mendukung tata kelola pembangunan yang berkelanjutan.
Pelatihan ini semakin memperkuat pertukaran pengalaman dan kepercayaan antara China dan Indonesia di sektor pertambangan, sekaligus membangun fondasi yang kokoh bagi transformasi hijau industri kedua negara serta pendalaman kerja sama investasi. Usai pelatihan, perwakilan perusahaan pertambangan China dan Indonesia, bersama para tamu dari Kementerian ESDM, Kementerian Luar Negeri, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), serta Neo Energy, menghadiri jamuan makan malam dan networking untuk memperkuat hubungan antara para pelaku industri dan membangun konsensus kerja sama. dilansir antaranews.com