Rika menambahkan bahwa para guru yang berada di dalam lingkungan sekolah langsung berlarian keluar mendengar suara benturan keras. Beberapa guru bahkan menggotong siswa yang terluka untuk segera dievakuasi.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, saat mengemudikan mobil, Ahmad Mursidi diketahui dalam kondisi kurang sehat. Beberapa guru melihat bahwa pengemudi masih menggunakan selang oksigen yang terpasang di hidungnya.
"Dari informasi yang kami terima, beliau diduga mengidap diabetes," jelas Rika kepada wartawan.
Kapolres Pandeglang AKBP Abdul Aziz dalam keterangan terpisah membenarkan bahwa pengemudi saat ini tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Yang bersangkutan masih dalam perawatan medis usai kejadian," ujarnya.
AKP Surya Muhammad merinci total korban dalam insiden ini adalah sembilan orang, dengan rincian:
- Meninggal dunia: 1 orang (Tubagus Muhammad, siswa kelas IV SD)
- Luka-luka: 8 orang (terdiri dari enam siswa, satu orang pedagang, dan satu orang pengendara motor yang tengah melintas)
Seluruh korban yang mengalami luka-luka telah dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Polres Pandeglang saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengemudi Ahmad Mursidi yang masih berstatus sebagai saksi.