Febrie juga membantah isu yang mengaitkan dirinya dengan kepemilikan bisnis di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, seperti Kafe de'Clan Signature dan Koin Money Changer yang turut digeledah tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya.
Ia menegaskan bahwa Jampidsus tidak memiliki keterkaitan dengan bisnis tersebut.
"Sekali lagi dapat saya jelaskan bahwa Jampidsus itu tidak ada keterkaitan dalam bisnis yang telah diberitakan, seperti yang di Cipete," katanya.
Namun, Febrie mengakui bahwa rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor, yang juga disasar dalam penggeledahan adalah milik pribadinya.
Terkait temuan sejumlah uang dan emas di lokasi tersebut, ia memastikan bahwa aset tersebut memiliki pemilik dan kejelasan asal-usul, serta siap dipertanggungjawabkan melalui mekanisme hukum yang benar.
"Yang kedua tentang rumah Sentul ya, itu memang rumah pribadi Jampidsus yang sudah sejak lama. Itu bisa dilihat bagaimana proses kepemilikan sejak awal ya," ujarnya.
Meskipun namanya menjadi sorotan, Febrie menegaskan bahwa hingga saat ini ia masih menjalankan tugas sebagai Jampidsus dan menerima perintah untuk menyelesaikan sejumlah perkara prioritas.
Ia juga meminta publik untuk menunggu hasil penyidikan dari pihak kepolisian agar tidak terjadi spekulasi.