Kepala negara menyatakan potongan tarif 20% tersebut tidak adil bagi pengemudi. Bahkan, Prabowo juga menyatakan tidak setuju dengan potongan tarif 10% yang diperjuangkan para ojol.
Dia menegaskan, potongan tarif yang diterima aplikator harus di bawah 10%. Hal ini mengingat driver ojol yang sudah bekerja keras di lapangan.
"Ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Ojol aplikator perusahaan minta disetor 20%. Gimana ojol setuju 20%? Bagaimana 15%? Berapa? 10%, kalian minta 10%? Saya katakan di sini saya tidak setuju 10%," tegas Prabowo.