CARAPANDANG -
Setelah meluncurkan sejumlah lini kendaraan konvensional dan hybrid, BAIC meluncurkan mobil listrik pertamanya di pasar Indonesia, BAIC T1, sekaligus membuka program prapemesanan yang dimulai pada 9 Juli dan berlangsung hingga akhir bulan ini.
"Peluncuran BAIC T1 menjadi awal dari komitmen jangka panjang kami untuk terus menghadirkan inovasi, membangun portofolio kendaraan energi baru (NEV) yang lengkap, dan menyediakan solusi mobilitas yang relevan bagi masyarakat Indonesia," ujar Dhani Yahya, COO PT JIO Distribusi Indonesia, selaku agen pemegang merek BAIC di Indonesia dalam seremoni yang berlangsung di Tangerang pada Kamis (9/7).
BAIC T1 merupakan kendaraan yang dikembangkan dari submerek premium BAIC Group di China, yaitu Arcfox. Di pasar China, model ini dikenal sebagai Arcfox T1.
Sebagai langkah awal, mobil ini akan dipasarkan melalui skema impor mobil utuh sebelum nantinya akan diproduksi secara lokal dengan target tingkat kandungan lokal hingga 60 persen pada tahun depan. BAIC menargetkan penjualan mobil ini bisa mencapai 1.000 unit hingga akhir tahun ini.
Dibekali baterai berkapasitas 42,3 kWh, mobil ini mampu berkendara sejauh 425 kilometer untuk sekali pengisian daya penuh berdasarkan perhitungan CLTC. Mobil ini juga sudah didukung teknologi pengisian daya cepat yang bisa mengisi ulang baterai dari 30 ke 80 persen hanya dalam waktu 25 menit.