Acara yang menjadi bagian dari peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah ini turut dihadiri dan diapresiasi oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo R Muhammad Syafi’i.
Menkeu mengatakan bahwa dibentuknya Satgas Debottlenecking bertujuan untuk mempercepat penyelesaian berbagai hambatan yang dihadapi investor dalam merealisasikan investasi di Indonesia.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mendorong seluruh partai politik di Jakarta untuk mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan kementeriannya terus mempersiapkan tahapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang salah satunya fokus pada pembahasan model bisnis.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan kehadiran platform streaming musik yang inklusif dan transparan, membuka lebih besar akses pasar global bagi talenta musisi Indonesia
Jika hukum dipersepsikan kehilangan independensinya, maka yang dipertaruhkan bukan hanya rasa keadilan, tetapi juga kepercayaan publik terhadap negara.
Iran pada Sabtu mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Juru Bicara (Jubir) Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka jutaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, menghadiri penandatanganan dan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hajjah Yuliana di kawasan Laverton, Melbourne, Australia, Sabtu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu ketegangan dagang global dengan mengancam akan memberlakukan tarif impor 100 persen terhadap negara-negara Eropa yang mengenakan pajak layanan digital (digital services tax) kepada perusahaan-perusahaan teknologi asal AS.
Aksi yang didominasi emak-emak bergamis hitam ini membentangkan spanduk bertuliskan "Pak Jokowi, Jika Anda Seorang Negarawan Tunjukkan Ijazahmu di Publik"