Pemimpin dari sejumlah negara Eropa menyatakan keprihatinan mereka terhadap serangan yang menyebabkan gugurnya personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL)
Asap mengepul usai serangan di sebuah depot bahan bakar di Bandar Udara Internasional Kuwait di Kegubernuran Farwaniya, Kuwait, pada 25 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua)
Pertemuan yang dimulai sejak Kamis (19/3) ini merupakan respons atas tekanan dari Amerika Serikat yang meminta sekutunya membantu membuka jalur pelayaran minyak yang diblokade Iran.
Apa yang dialami oleh Andrie Yunus bukan sekadar teror biasa, tapi peristiwia ini berpotensi mengancam ruang demokrasi serta keselamatan para pejuang hak asasi manusia.