Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian di Lebanon merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan melanggar ketentuan yang berlaku di tingkat global.
“Pemerintah Indonesia harus segera mendesak digelarnya sidang darurat DK PBB untuk membahas pelanggaran ini dan memastikan adanya pertanggungjawaban,”kata Oleh Soleh.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan UNIFIL menyusul gugurnya tiga personel Kontingen Garuda yang bertugas di Lebanon selatan dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Penghentian konflik tidak hanya berdampak pada stabilitas kawasan, tetapi juga pada kondisi ekonomi global, khususnya terkait potensi krisis energi dan harga minyak dunia.
Mardani mengatakan sejak awal Indonesia menempatkan posisinya sebagai negara yang menolak segala bentuk penjajahan di dunia. Hal ini secara tegas diamantakan dalam konstitusi negara.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan pengerahan ribuan personel Indonesia ke Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) untuk Jalur Gaza, Palestina, akan dilakukan secara bertahap
Indonesia disebut bakal menjadi salah satu negara pertama yang akan mengirimkan pasukan ke Gaza untuk misi perdamaian dan stabilisasi. Ada sekitar 8.000 personel pasukan yang sudah disiapkan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi bahwa serangan semalam itu merupakan serangan gabungan yang dirancang untuk menyebabkan kerusakan maksimal pada sektor energi Ukraina.