Foto yang diabadikan menggunakan ponsel ini menunjukkan kapal-kapal dagang yang terdampar di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Carapandang/Xinhua/Wen Xinnian)
Sebuah kapal armada bantuan kemanusiaan tujuan Gaza (kiri), setelah dicegat oleh angkatan laut Israel, dikawal menuju pelabuhan Ashdod di Israel pada 19 Mei 2026. Pada Selasa (19/5) malam waktu setempat, Israel mengatakan telah mencegat semua kapal armada bantuan kemanusiaan tujuan Gaza, menahan ratusan aktivis, dan membawa para aktivis tersebut ke Israel. (Carapandang/Xinhua/Jamal Awad)
Pemerintah Indonesia kembali mengecam tindakan kekerasan dan penahanan terhadap relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Jalur Gaza oleh pasukan Israel pada 19 Mei 2026 yang dinilai melanggar hukum internasional
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan Israel yang menimpa relawan Global Sumud Flotilla 2.0 (GSF 2.0), yang dinilai tidak manusiawi
omarudin menyayangkan tindakan Angkatan Laut Israel, yang mencegat dan menangkap rombongan aktivis kemanusiaan dan jurnalis yang menumpang kapal Global Sumud Flotilla 2.0.
Menteri Komunikasi dan Digital RI (Menkomdigi) Meutya Hafid mengecam tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang tengah menuju Gaza, Palestina
Indonesia mengecam keras serangan Israel ke sejumlah wilayah di Lebanon, termasuk Beirut, yang menelan korban jiwa warga sipil dan kerusakan infrastruktur
Kementerian Luar Negeri Mesir pada Rabu mengutuk keras serangan Israel di Lebanon yang disebutnya sebagai upaya baru untuk membuat wilayah kawasan berada dalam kekacauan.
HNW meminta kepada komunitas internasional yang peduli terhadap HAM dan demokrasi untuk tidak tinggal diam atas dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan Israel secara berkelanjutan.