Dalam serangkaian pernyataan di hadapan wartawan setelah kunjungan ke pangkalan militer Fort Bragg, North Carolina, Jumat waktu setempat (13/2), Trump mengonfirmasi pengiriman kapal induk kedua ke Timur Tengah dan melontarkan sinyal dukungan terhadap perubahan rezim di Teheran.
Trump mengisyaratkan opsi tekanan militer dengan mempertimbangkan pengiriman kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah. Ia juga mengingatkan kembali serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran yang diperintahkannya saat perang 12 hari antara Israel dan Iran pada Juli tahun lalu.
Badan kehakiman Iran, melalui kantor berita resmi Mizan, menuduh kelompok itu mengorganisir kegiatan luas yang bertujuan mengacaukan situasi politik dan sosial di saat negara menghadapi ancaman militer dari Israel dan AS.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Teheran siap mencapai “kesepakatan yang meyakinkan” terkait pengayaan uranium, seraya menegaskan bahwa pengayaan nol berada di luar kerangka perundingan.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, Minggu (1/2) mengatakan perundingan nuklir yang bermakna dengan Amerika Serikat (AS) masih mungkin dilakukan jika rasa saling percaya Iran dapat dipulihkan.