Indonesia mengecam keras penolakan rezim zionis Israel terhadap peta jalan 15 poin untuk implementasi rencana komprehensif pemulihan Jalur Gaza dan menyebutnya sebagai upaya menggagalkan terlaksananya kesepakatan internasional.
Warga Palestina menggelar aksi unjuk rasa menentang rencana Israel untuk melakukan pemindahan paksa di Gaza City pada 23 Juli 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Indonesia mengecam keras serangan militer Israel ke Gaza, termasuk serangan terhadap rakyat sipil dan infrastruktur sipil, yang merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.
Sejumlah orang terlihat di sebuah jalan yang dipenuhi bangunan-bangunan yang hancur di Gaza City pada 19 Oktober 2025. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Warga Palestina memeriksa kerusakan pascaserangan udara Israel di wilayah Sabra, selatan Gaza City, pada 12 Juli 2026. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Warga Palestina memeriksa kerusakan pascaserangan udara Israel di wilayah Sabra, selatan Gaza City, pada 12 Juli 2026. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Foto yang diabadikan pada 12 Juni 2026 ini menunjukkan tenda-tenda sementara untuk para pengungsi Palestina di Gaza City. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Sejumlah orang terlihat di sebuah jalan yang dipenuhi bangunan-bangunan yang hancur di Gaza City pada 19 Oktober 2025. (Carapandang/Xinhua/Rizek Abdeljawad)