Beranda Internasional Xiplomacy: Dari Janji Menuju Kemajuan

Xiplomacy: Dari Janji Menuju Kemajuan

0
Xiplomacy: Dari Janji Menuju Kemajuan

   Kisah "biru APEC" mencerminkan nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat China: janji harus ditepati melalui tindakan. Filosofi ini juga memandu upaya China dalam menjalin hubungan yang lebih kuat dengan dunia. "Dia yang memiliki kredibilitas akan menghubungkan dunia," kata Xi suatu ketika, mengutip dari "Guanzi", sebuah koleksi tulisan China kuno, untuk menggarisbawahi pentingnya menyelaraskan ucapan dan perbuatan.

Setiap musim gugur, cahaya dari National Exhibition and Convention Center di Shanghai menerangi sebuah pertemuan global, tempat produk, teknologi, dan gagasan memusat di kota metropolis yang dinamis tersebut.

Dalam Pameran Impor Internasional China (China International Import Expo/CIIE) pertama pada 2018, Xi menyampaikan janji yang jelas: "CIIE, yang akan diselenggarakan setiap tahun, akan menampilkan kinerja yang baik, hasil yang bermanfaat, dan kesuksesan yang berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang."

Delapan tahun berselang, CIIE telah berkembang menjadi platform global utama untuk bidang perdagangan, investasi, dan pertukaran budaya, yang menghubungkan bisnis, inovator, dan konsumen dari seluruh dunia.

Foto yang diabadikan pada 10 November 2025 ini menunjukkan Jinbao, maskot Pameran Impor Internasional China (China International Import Expo/CIIE), di lapangan selatan National Exhibition and Convention Center (Shanghai), venue utama untuk ajang CIIE kedelapan, di Shanghai, China timur. (Xinhua/Wang Xiang)

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here