Dalam kesempatan tersebut, ia turut menekankan pentingnya pembinaan generasi muda melalui penguatan iman, adab, dan kedisiplinan sebagai fondasi membentuk karakter yang kuat.
“Kepada generasi muda, kita tingkatkan iman dan perkuat adab, rajin belajar untuk pembentukan karakter yang baik,” ujar Gatot.
Terkait situasi kamtibmas, Kapolda mengungkapkan bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman terbesar di wilayah hukum Polda Sumbar, dengan jumlah tahanan yang didominasi generasi muda.
"Masalah kamtibmas saat ini yang terbesar itu masalah narkoba. Tahanan kami hampir 1.000 orang dan didominasi anak muda. Kami mengajak semua elemen, mari kita perangi narkoba,” tegasnya.
Ia juga mengajak keluarga dan masyarakat memperkuat pembinaan spiritual sejak dini, salah satunya dengan membiasakan Salat Subuh berjamaah sebagai bagian dari pembentukan disiplin.
“Biasakan Subuh berjamaah karena ini adalah peningkatan kedisiplinan bagi anak-anak kita serta memperkuat fondasi spiritual,” ujarnya.
Menurutnya, pola hidup yang teratur dan disiplin akan membentuk generasi muda yang tangguh serta siap menjadi pemimpin di masa depan.
“Dengan pola hidup teratur insyaallah generasi muda kita akan tangguh karena anak-anak kita inilah calon pemimpin di masa yang akan datang,” katanya.
Menutup sambutannya, Kapolda kembali mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan selama Ramadan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat persatuan, serta menghindari perpecahan.