Beranda Internasional Trump Puji 'Kebangkitan Luar Biasa' Amerika di Pidato Kenegaraan, Demokrat Berdiam Diri dan Walk Out

Trump Puji 'Kebangkitan Luar Biasa' Amerika di Pidato Kenegaraan, Demokrat Berdiam Diri dan Walk Out

Pidato tersebut diwarnai sejumlah pernyataan kontroversial dan tidak akurat.

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (The Guardians)

Selain itu, klaimnya bahwa pemerintah akan selalu melindungi Medicaid (asuransi kesehatan) disebut bertentangan dengan Undang-Undang Satu Besar yang Indah yang justru memangkas anggaran program tersebut.

Presiden juga melontarkan serangan verbal. Ia menyebut anggota parlemen Demokrat sebagai "gila" dan menggambarkan imigran Somalia sebagai bajak laut yang menjarah Minnesota.

Terkait kebijakan luar negeri, Trump menyatakan preferensi untuk diplomasi dengan Iran, namun menegaskan tidak akan membiarkan negara tersebut memiliki senjata nuklir.

Suasana di ruang sidang DPR berlangsung tegang. The Guardian memberitakan bahwa sejumlah anggota Partai Demokrat memboikot acara atau melakukan pembangkangan diam-diam dengan tetap duduk dan tidak bertepuk tangan.

Ketua DPR dari Partai Demokrat, Hakeem Jeffries, mengecam pidato tersebut.

"Selama hampir dua jam malam ini, Donald Trump memuntahkan kebohongan, propaganda, dan kebencian," katanya dalam pernyataan resmi.

Beberapa anggota parlemen bahkan berteriak membalas Trump. Anggota Kongres dari Minnesota, Ilhan Omar, menuding Trump telah membunuh orang Amerika terkait kebijakan imigrasi yang memakan korban jiwa.

Sementara itu, Senator Virginia, Mark Warner, mengaku walk out karena tidak tahan mendengarkan kebohongan Trump berjam-jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here