Beranda Internasional Trump Hentikan Sementara Operasi 'Project Freedom' di Selat Hormuz, Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Trump Hentikan Sementara Operasi 'Project Freedom' di Selat Hormuz, Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Dalam pengumuman di platform Truth Social pada Selasa (5/5/2026), Trump menyatakan bahwa keputusan ini diambil atas permintaan Pakistan yang bertindak sebagai mediator.

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Namun, di balik optimisme Gedung Putih, Selat Hormuz sendiri hingga saat ini masih belum dibuka kembali untuk lalu lintas komersial. Perusahaan pelayaran raksasa Hapag-Lloyd menyatakan bahwa "tidak ada yang berubah" bagi kapal mereka yang masih tidak bisa melintas.

Iran pun menyikapi dingin tawaran negosiasi AS. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut tuntutan Washington sebagai "persamaan yang mustahil" di mana AS menerapkan kebijakan tekanan maksimum namun berharap Iran tunduk pada keinginan sepihak mereka di meja perundingan.

Situasi di lapangan masih menunjukkan ketegangan tinggi. Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan telah kembali menjadi sasaran serangan drone dan rudal dari Iran pada Selasa malam.

Namun, Iran membantah klaim tersebut dan justru menilai langkah Washington membuka jalur pelayaran merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata yang telah disepakati sejak April lalu.

Sementara itu, sebagai bagian dari upaya diplomasi, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dijadwalkan mengunjungi Beijing. AS berharap China dapat mendorong Iran untuk melonggarkan kontrolnya atas jalur pelayaran strategis tersebut.

Dalam perkembangannya, harga minyak mentah AS langsung merespons positif pengumuman ini dengan turun sebesar 2,30 dolar ke bawah level psikologis 100 dolar per barel, meskipun prospek pembukaan jalur yang bertanggung jawab atas 20 persen pasokan energi dunia ini masih belum pasti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here