CARAPANDANG -Rangkaian perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Tasyakuran Hardiknas 2026. Pada kegiatan ini juga dilakukan pemberian penghargaan kepada Pemerintah Daerah dengan Residu Data Pendidikan Terendah (Validitas Terbaik) tahun 2025.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam mewujudkan kedaulatan data sebagai fondasi transformasi digital pendidikan nasional.
Seperti disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, bahwa validitas data adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.
“Rendahnya residu data mencerminkan integritas Satu Data Pendidikan di tingkat daerah. Data yang valid bukan sekadar angka administratif, melainkan prasyarat utama agar seluruh layanan digital, termasuk fitur-fitur dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat berjalan andal dan responsif dalam melayani masyarakat,” ujar Wibowo di Jakarta seperti dilansir Kemendikdasmen.go.id, Kamis, 28 Mei 2026.
Dia mengatakan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.