Beragam jenis palem seperti Palem areca, Palem livistona, palem ekor ikan, hingga palem lady memiliki daun hijau dengan permukaan lebar. Daun-daun ini berfungsi menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen dalam jumlah besar. Susun beberapa tanaman palem di dalam rumah untuk menciptakan nuansa hutan hujan tropis mini. Selain menyegarkan mata, palem juga membantu meningkatkan kelembapan dan memberikan efek sejuk. Penyemprotan air seminggu sekali dianjurkan agar tanaman tetap sehat.
5. Lidah mertua
Lidah mertua atau snake plant memiliki daun dengan kandungan air tinggi. Saat mengalami transpirasi, tanaman ini melepaskan uap air dingin ke udara, sehingga membantu menurunkan rasa panas di ruangan. Tanaman ini juga menghasilkan oksigen dan dikenal efektif menyerap racun seperti benzena dan formaldehida. Lidah mertua cukup tahan terhadap sinar matahari sehingga cocok ditempatkan di dekat jendela.
6. Aloe vera
Aloe vera termasuk tanaman sukulen yang mampu menyimpan air dalam daunnya. Ketika suhu meningkat, air tersebut dilepaskan dalam bentuk uap sehingga membantu memberikan efek pendinginan alami di dalam ruangan. Untuk perawatan, Aloe vera sebaiknya ditempatkan di area terang namun tidak terkena sinar matahari langsung. Penyiraman cukup dilakukan setelah tanah benar-benar kering.
7. Peace lily