Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon mulai berlaku pada April dan telah diperpanjang beberapa kali, namun kedua belah pihak masih terus saling melancarkan serangan.
Berbicara pada Rabu dalam Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly) di Jenewa, Menteri Kesehatan Lebanon Rakan Nasreddine mengatakan serangan Israel yang terus berlangsung telah merusak sektor kesehatan Lebanon secara parah.
Dia mengungkapkan bahwa 116 tenaga kesehatan telah tewas, 16 rumah sakit rusak, 147 ambulans diserang, dan 45 pusat perawatan kesehatan terpaksa ditutup sejak 2 Maret.