“Persoalan sampah yang selama ini menjadi momok bagi kita, perlahan kita carikan solusi dengan melibatkan semua komponen masyarakat untuk bisa mengolah dan mengatasi persoalan ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Elzadaswarman juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memperkuat nilai religius masyarakat melalui dukungan terhadap sarana ibadah dan lembaga keagamaan.
Ia menyebutkan, pada tahun 2026 Pemko Payakumbuh mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.532.000.000 untuk hibah masjid, mushalla, dan lembaga keagamaan di seluruh wilayah kota. Khusus untuk Masjid Al Mukarramah, pemerintah menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25 juta.
“Semoga bantuan ini dapat membantu pembangunan masjid kita ini,” tuturnya.
Pada rangkaian Safari Ramadan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Syafrizal dengan tema Memaknai Ramadan untuk Mendapatkan Keberkahan. Ia mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat iman dan takwa.
“Ramadan adalah bulan tarbiyah, bulan pendidikan bagi jiwa. Siapa yang mampu memaknainya dengan sungguh-sungguh, insyaAllah akan keluar sebagai pribadi yang lebih bertakwa dan penuh keberkahan,” ucapnya di hadapan jamaah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah, memperbanyak sedekah, serta menjaga lisan dan perilaku agar nilai-nilai Ramadan tetap terjaga meskipun bulan suci telah berlalu.