Beranda Umum Safari Ramadan, KDM 'Audit' Terbuka APBD Kabupaten Bekasi

Safari Ramadan, KDM 'Audit' Terbuka APBD Kabupaten Bekasi

Momentum kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, berujung "audit" terbuka APBD Kabupaten Bekasi 2026.

0
istimewa

CARAPANDANG.COM- Momentum kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, berujung "audit" terbuka APBD Kabupaten Bekasi 2026.

Dalam kesempatan itu, KDM menyinggung beragam persoalan pembangunan mulai dari proyek normalisasi sungai, tata ruang yang semrawut hingga alokasi APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Bekasi tahun ini.

"Kalau proyek jalan ketahuan. Ngeruk sungai, emang lo mau turun? Berapa nih ngeruk sungainya? Panjang 3 kilometer, kedalaman 5 kilometer. Gimana ukurnya? Lo nyemplung aja," ujar KDM dalam sambutannya dikutip Antara, Minggu.

Ia menyebut praktik alih fungsi lahan menjadi salah satu penyebab banjir berulang di Kabupaten Bekasi. Sawah diuruk untuk perumahan, setu ditimbun hingga kawasan resapan yang berubah fungsi dengan izin tata ruang.

"Rawa diuruk, setu diuruk, bikin rumah. Tata ruangnya diizinkan, pemerintahnya mengizinkan. Giliran banjir, Pak Dedi," katanya.

Menurut dia ketika sungai hendak dinormalisasi, sering muncul penolakan karena lahan bantaran sudah dikuasai. "Banjir, kagak mau sungainya dinormalisasi. Banjir kagak mau, hutan ditebangin. Hutan berubah jadi permukiman. Ya pasti banjir takdirnya," tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here