Beranda Internasional Rusia Selidiki Pendiri Telegram Atas Dugaan Membantu Aktivitas Teroris

Rusia Selidiki Pendiri Telegram Atas Dugaan Membantu Aktivitas Teroris

Dilansir dari Engadget pada Selasa, sejumlah media milik negara Rusia menuduh Durov memungkinkan terjadinya serangan terhadap Rusia serta menjadikan Telegram sebagai alat intelijen bagi Ukraina dan negara-negara Barat.

0
Dilansir dari Engadget pada Selasa, sejumlah media milik negara Rusia menuduh Durov memungkinkan terjadinya serangan terhadap Rusia serta menjadikan Telegram sebagai alat intelijen bagi Ukraina dan negara-negara Barat.

CARAPANDANG - Pendiri Telegram, Pavel Durov, dilaporkan tengah berada dalam penyelidikan pidana oleh pemerintah Rusia atas dugaan membantu aktivitas teroris.

Dilansir dari Engadget pada Selasa, sejumlah media milik negara Rusia menuduh Durov memungkinkan terjadinya serangan terhadap Rusia serta menjadikan Telegram sebagai alat intelijen bagi Ukraina dan negara-negara Barat.

Beberapa hari sebelumnya, Rusia memblokir akses ke Telegram di dalam negeri, bersama dengan WhatsApp. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya mendorong masyarakat beralih ke aplikasi milik negara yang tidak terenkripsi, Max.

Pemblokiran Telegram menuai kritik dari sejumlah pihak pro-Rusia karena dinilai berdampak pada operasi di garis depan. Disebutkan bahwa tentara Rusia menggunakan aplikasi tersebut untuk berkomunikasi dan mengoordinasikan pergerakan.

Otoritas di wilayah dekat perbatasan Ukraina juga dilaporkan memanfaatkan Telegram untuk menyampaikan peringatan serangan drone dan rudal kepada warga. Bahkan, juru bicara Presiden Rusia disebut menggunakan Telegram untuk berkomunikasi dengan media.

Menurut laporan tersebut, Rusia menuding Telegram sebagai instrumen utama bagi "badan rahasia negara-negara NATO dan rezim Kyiv”.

Media pemerintah Rossiiskaya Gazeta menambahkan bahwa Telegram disebut menyadap data lokasi, menjual informasi rahasia, serta mengintimidasi tentara dan keluarga mereka. Laporan itu mengutip informasi dari Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB).

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here