"Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, dan tentu saja juga memperkuat koordinasi bersama dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya," sambung Prasetyo.
Terkait jadwal pelantikan para pejabat baru, Prasetyo Hadi menjelaskan waktu pastinya akan segera diumumkan.
"Yang pasti dengan ditetapkan, pengangkatan, pejabat yang baru sudah dapat menjalankan fungsi dan tanggung jawab sebagaimana mestinya," kata Prasetyo Hadi.
Evaluasi Presiden
Dalam sesi jumpa pers yang sama, Prasetyo Hadi turut menjelaskan temuan dan catatan yang menjadi bahan evaluasi Presiden Prabowo sehingga memutuskan untuk mencopot Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya.
Pras, sapaan populer Prasetyo, menekankan setidaknya ada dua hal yang menjadi sorotan Presiden Prabowo, yaitu terkait dengan standar prosedur operasional (SOP) dan kedisiplinan.
"Tentunya, selama 1,5 tahun (Bapak Presiden, red.) melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki," kata Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan ANTARA.