Presiden menanyakan bidang studi dan jenjang pendidikan mereka, sekaligus memberikan dorongan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh.
“Tentunya terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menyempatkan waktu untuk berdiskusi sama kami, meskipun kita cuma 'student'. Itu bukan 'approach' yang bisa kita dapat setiap hari. Jadi, kita merasa bangga dan tentunya senang bisa berdiskusi dengan Bapak Presiden,” kata Evelyn.
Para mahasiswa menilai hubungan Indonesia dan Prancis yang terjalin baik selama ini telah memberikan manfaat nyata, khususnya bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di negara tersebut.
“Terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menjalin hubungan yang sangat baik dengan Prancis. Sebagai kita juga mahasiswa merasakan sekali 'benefit'-nya di sini dan juga semoga ke depan bisa menyebarkan 'cultural things' tentang Indonesia juga ke seluruh dunia,” ujar Syeril.
Pertemuan Presiden Prabowo dengan diaspora Indonesia di Paris menjadi momen yang mempererat kedekatan emosional dengan Tanah Air sekaligus menegaskan bahwa warga negara Indonesia di luar negeri tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia.