Beranda Internasional Presiden Iran Sebut MoU Perdamaian dengan AS Sesuai dengan Kepentingan Teheran

Presiden Iran Sebut MoU Perdamaian dengan AS Sesuai dengan Kepentingan Teheran

Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu (29/8) mengatakan nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang ditandatangani antara Iran dan Amerika Serikat (AS) sesuai dengan kepentingan negaranya, kawasan Asia Barat, dan dunia.

0
Xinhua

   Secara terpisah, Korps Garda Revolusi Islam Iran mengumumkan pada hari yang sama bahwa pasukan keamanan negara tersebut telah memberikan pukulan "telak" kepada tim "teroris" yang berafiliasi dengan AS dan Israel di provinsi Sistan dan Baluchestan di Iran tenggara, menewaskan satu anggota tim tersebut dan menangkap enam orang lainnya.

   Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan kota-kota lain di Iran. Iran membalas dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menyasar Israel serta pangkalan dan aset AS di kawasan tersebut, sembari memperketat kendali atas Selat Hormuz.

   Pada 18 Juni, AS dan Iran menandatangani MoU untuk mengakhiri perang di semua front di kawasan tersebut. Berdasarkan MoU itu, kedua pihak dijadwalkan melakukan perundingan dalam kurun waktu 60 hari, yang berakhir pada 17 Agustus, guna mencapai kesepakatan akhir. Namun, nasib perundingan itu masih belum jelas menyusul eskalasi antara kedua negara bulan lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here