CARAPANDANG - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Mayor Jenderal TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K) sebagai Kepala/Direktur Utama BPJS Kesehatan yang baru. Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Direksi BPJS Kesehatan.
Prihati Pujowaskito resmi menjabat untuk periode 2026–2031, menggantikan Ali Ghufron Mukti yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Pelantikan direksi dan dewan pengawas BPJS Kesehatan masa jabatan 2026-2031 dilakukan di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (18/2/2026).
Purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal ini sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Pertahanan (Unhan).
Ia juga dikenal sebagai dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang banyak berkarier di lingkungan kesehatan militer, termasuk pernah bertugas di Kopassus.
Selain Direktur Utama, Presiden juga menetapkan susunan direksi dan dewan pengawas BPJS Kesehatan lainnya untuk periode yang sama.
Sejumlah nama yang duduk dalam direksi antara lain Abdi Kurniawan Purba, Akmal Budi Yulianto, Bayu Teja Muliawan, Fatih Waluyo Wahid, Setiaji, Vetty Yulianty Permanasari, dan Sutopo Patria Jati.
Sementara itu, posisi Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dijabat oleh Stevanus Adrianto Passat yang mewakili unsur pekerja.