"Itu uang kami. Mereka secara ilegal mengambilnya. Mereka harus mengembalikannya. Saya tidak akan menangis untuk mereka hanya karena mereka merasa tidak nyaman," tambahnya.
Menanggapi putusan tersebut, Presiden Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Jumat lalu menyatakan bahwa pemerintahannya akan melawan setiap upaya pengembalian dana. Ia memprediksi proses hukum ini akan berlarut-larut.
"Kita akan berakhir di pengadilan selama lima tahun ke depan," ujar Trump, seraya menambahkan bahwa pemerintah memiliki alternatif-alternatif yang bagus untuk melanjutkan kebijakan tarif melalui jalur hukum lain.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, juga menyampaikan pandangan serupa, menyatakan bahwa masalah pengembalian dana kemungkinan akan tertunda selama bertahun-tahun karena akan diputuskan oleh Pengadilan Perdagangan Internasional.