Beranda Berita Pertamina Komitmen Perkuat Green Energy di Indonesia

Pertamina Komitmen Perkuat Green Energy di Indonesia

Salah satu fokus utama yang dilakukan Pertamina yakni dengan meningkatkan pengembangan Lapangan Kamojang di Jawa Barat.

0
ilustrasi/istimewa

Dia menuturkan  pada era 1980-an, energi fosil masih merajai dan menjadi sumber energi utama. Namun, Pertamina telah mengambil langkah visioner dengan membangun fondasi energi terbarukan.

"Berperan sebagai baseload energi bersih, panas bumi menjadi sumber energi strategis untuk meningkatkan porsi EBT dalam bauran energi nasional. Hal ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan ganda Pertamina," jelasnya.

Sebagai tonggak sejarah, PLTP Kamojang sukses mencetak rekor all time high produksi listrik selama tiga tahun berturut-turut.

Sepanjang tahun 2025, fasilitas PLTP Kamojang berhasil memproduksi listrik sebesar 1.806,41 Gigawatt hour (GWh). Angka ini melonjak 1,23 persen secara year-on-year (YoY) sekaligus menjadi capaian produksi tertinggi di antara seluruh Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) milik PGE.

Melalui lima unit PLTP yang beroperasi, Area Kamojang saat ini mengelola total kapasitas terpasang sebesar 235 Megawatt (MW). Pasokan ini diklaim mampu menerangi lebih dari 260.000 keluarga secara stabil setiap harinya.

Keandalan operasi PLTP Kamojang juga mempercepat agenda transisi energi nasional. Fasilitas ini mampu memangkas emisi karbon hingga 1,22 juta ton CO? per tahun, sekaligus menyokong target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060.

Bukan cuma soal listrik, proyek ini juga membawa efek domino bagi ekonomi warga lokal. Pjs. General Manager PGE Area Kamojang, Manda Wijaya Kusuma menekankan bahwa eksploitasi energi hijau ini harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Capaian ini menjadi semangat bagi PGE untuk terus mengelola aset panas bumi secara optimal. Keandalan tersebut tidak terlepas dari pengelolaan aspek operasi, keselamatan, keandalan aset, serta integritas dalam menjalankan seluruh proses bisnis,"katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here