Beranda Internasional Peneliti UHAMKA: Indonesia Terjebak dalam Invisibility di Panggung Global

Peneliti UHAMKA: Indonesia Terjebak dalam Invisibility di Panggung Global

Ancaman bagi Indonesia tidak semata-mata datang dari sektor ekonomi, seperti kenaikan harga minyak atau tekanan terhadap APBN, melainkan juga dari hilangnya posisi strategis Indonesia dalam perhatian global.

0
Istimewa

CARAPANDANG - Peneliti Pusat Studi Politik dan Sosial Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA), Dr. Emaridial Ulza, menegaskan bahwa sikap nonaktif Indonesia dalam konflik AS-Israel terhadap Iran dapat menimbulkan implikasi tertentu.

Menurutnya, ancaman bagi Indonesia tidak semata-mata datang dari sektor ekonomi, seperti kenaikan harga minyak atau tekanan terhadap APBN, melainkan juga dari hilangnya posisi strategis Indonesia dalam perhatian global.

Sebagai Founding Director GTI, ia mengeluarkan laporan strategis terbaru yang menganalisis dampak konflik tersebut bagi Indonesia. Laporan setebal lebih dari 35 halaman ini disusun dari ratusan sumber internasional dan menunjukkan bahwa Indonesia saat ini menghadapi kondisi yang disebut sebagai strategic invisibility trap.

Dia menjelaskan bahwa situasi ini bukan menunjukkan citra buruk Indonesia di mata dunia, tetapi justru menandakan ketidakhadiran Indonesia dalam persepsi global.

“Di tengah derasnya arus informasi global, negara yang tidak tampil dalam narasi internasional berpotensi tidak diperhitungkan, baik dalam konteks investasi, diplomasi, maupun kebijakan strategis,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 4 April 2026.

Selanjutnya dia mengungkapkan, dari perspektif international marketing dan neurosains keputusan kolektif, respons pelaku pasar global dan publik internasional tidak hanya didasarkan pada data, tetapi juga pada narasi yang kerap muncul dan tertanam dalam ingatan mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here