Tidak hanya siswa, kesejahteraan guru juga mendapatkan perhatian serius. Penyaluran Aneka Tunjangan Guru Non-ASN, termasuk Tunjangan Profesi Guru (TPG), berhasil terealisasi sebesar 103,01 persen dengan total anggaran Rp12,1 triliun. Langkah penyaluran tunjangan langsung ke rekening guru menjadi terobosan penting untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi birokrasi. Selain itu, peningkatan kualitas guru melalui bantuan pendidikan S1/D4 serta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi lebih dari 800 ribu pendidik menjadi investasi besar dalam membangun mutu pendidikan nasional.
Kebijakan transformasi Wajib Belajar 12 Tahun menjadi Wajib Belajar 13 Tahun juga menjadi langkah visioner pemerintah dalam memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini. Perluasan sasaran penerima PIP hingga jenjang PAUD/TK mulai tahun 2026 menunjukkan keseriusan negara dalam membangun generasi unggul sejak tahap awal pendidikan.
Berbagai capaian tersebut sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci kebangkitan bangsa. Pernyataan beliau bahwa “Setiap anak Indonesia harus mendapatkan pendidikan terbaik” menjadi semangat besar bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus bergerak bersama mewujudkan pendidikan yang maju, inklusif, dan berkemajuan.